PN  Tangerang abaikan dan  tidak menerapkan azas equality before the law dengan menubefore rasa kead

Keterangan Gambar : PN Tangerang abaikan dan tidak menerapkan azas equality before the law dengan menubefore rasa keadilan


 

Tanggerang Media Berita7net 
Perkenankan Kami, advokat dari Kantor Hukum Adhi Daksa Legal Attorney  yang beralamat di Jl. Tebet Timur Dalam VI No. 6, Tebet Timur, Tebet, Jakarta Selatan. Bertindak untuk dan atas nama VP ad RP (Selanjutnya disebut sebagai “Klien Kami”) berdasarkan Surat Kuasa Khusus Nomor 015/AD-SKK/ABS/VIII/2023, tertanggal 15 Agustus 2023. Bersama ini, Kami menyampaikan penyimpangan Hukum Acara atas perkara Klien Kami sebagai berikut :
Bahwa, Klien Kami merupakan Terdakwa I VP ad RP (Alm), selain itu terdapat Terdakwa II PSE binti AI dan Suaminya R (DPO sejak awal) serta perantara Sdri. I (DPO sejak awal), dalam perkara Nomor 1204/Pid.sus/2023/PN Tng yang diperiksa oleh Majelis Hakim pada Pengadilan Negeri Kota Tangerang dan dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan.  
Perkara Klien Kami Terdakwa I VP ad RP (Alm), Terdakwa II PSE binti AI dan Suaminya R (DPO sejak awal) serta perantara Sdri. I (DPO sejak awal), tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana melakukan kekerasan terhadap anak dan/atau penjualan anak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 80 dan/atau Pasal 83 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak. Perkara mulai diperiksa pada persidangan (agenda pembacaan dakwaan) sejak tanggal 15 Agustus 2023.
Lamanya proses terhadap Terdakwa I VP ad RP (Alm) disebabkan karena adanya penundaan agenda sidang yang tak berdasar, pembacaan putusan yang sejatinya dibacakan pada tanggal 28 November 2023 tidak terlaksana dan menjadi tidak jelas, terdapat 6 kali penundaan sidang tanpa relaas pemberitahuan resmi. Hal tersebut bertentangan dengan asas peradilan cepat, sederhana dan biaya ringan.
Perlu untuk diketahui, Pengadilan Negeri Tangerang pada tanggal 30 November 2023 telah berkirim Surat berisi permintaan perpanjangan waktu penahanan untuk kedua kalinya, permintaan tersebut dikabulkan Ketua Pengadilan Tinggi Banten pada tanggal 4 Desember 2023, dengan memperpanjang masa penahanan Terdakwa I VP ad RP (Alm), untuk paling lama 30 (tiga puluh) hari, terhitung sejak tanggal 6 Desember 2023 sampai dengan tanggal 4 Januari 2024. Berdasarkan hal tersebut, dikarenakan persidangan belum selesai dengan agenda sidang Putusan dan masa penahan telah habis, maka Kami selaku Penasehat Hukum melakukan langkah hukum dengan membuat Surat Permohonan Bebas Demi Hukum an. Terdakwa I VP ad RP (Alm) dalam perkara Nomor 1204/Pid.sus/2023/PN Tng, pada tanggal 5 Januari 2024 yang ditujukan kepada Ketua Pengadilan Negeri Tangerang dan ditembuskan kepada Ketua Pengadilan Tinggi Banten, serta kepada Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tangerang. 
Selanjutnya atas Surat Kami dimaksud, Lembaga Pemasyarakatan LAPAS Kelas IIA Tangerang mengeluarkan Surat Pembebasan No. W12.PAS.PAS.4PK.01.01-051 tertanggal 5 Januari 2024, Terdakwa I VP ad RP (Alm) dikeluarkan dari Tahanan/dibebaskan dengan persyaratan, wajib lapor tiap Hari Selasa, bersama-sama dengan Terdakwa II PSE Binti AI.
Selanjutnya pada Hari Selasa, Tanggal 16 Januari 2024 baru dibacakan Putusan Perkara Nomor 1204/Pid.sus/2023/PN.Tng, yang dihadiri oleh Penuntut Umum, Terdakwa I VP ad RP (Alm) didampingi Penasehat Hukumnya, tanpa dihadiri oleh Terdakwa II PSE binti AI, dan hanya dihadiri Penasehat Hukumnya saja dan Suaminya R masih DPO serta perantara Sdri. I masih DPO. Pada hari tersebut, Kami selaku Penasehat Hukum Terdakwa I VP ad RP (Alm) menyatakan sikap dengan mengambil langkah upaya hukum Banding.


Klien Kami masih beritikad baik, Terdakwa I VP ad RP (Alm) sampai saat masih mengikuti dan mentaati prosedur hukum yang berjalan dengan Wajib Lapornya. Berdasarkan fakta tersebut timbul pertanyaan, bagaimana dengan Terdakwa yang lain ? Pada faktanya Terdakwa II PSE binti AI tidak dapat dihadirkan di depan persidangan, tidak diketahui keberaannya (kabur), tidak mentaati prosedur hukum dan tidak melaksanakan Wajib Lapor sejak Tanggal 5 Januari 2024 sampai sekarang, dan suaminya R serta perantara Sdri. I yang masih dalam status DPO.
Selanjutnya menyikapi pertanyaan tersebut, terdapat pertanyaan lain, bagaimana bentuk pertanggungjawaban aparat penegak hukum terhadap Terdakwa II PSE binti AI yang tidak dapat dihadirkan di depan persidangan, tidak diketahui keberadaannya (kabur) ? serta Suaminya yang masih berstatus DPO ? Mengenai jawaban atas pertanyaan dimaksud, ada pada tugas dan kewenangan masing-masing institusi aparat penegak hukum terkait, yaitu pada Kepolisian Republik Indonesia sebagai penjaga keamanan sementara pada saat proses persidangan berlangsung, pada Pengadilan Negeri Tangerang yang berwenang memeriksa perkara serta melakukan penahanan terhadap Terdakwa II PSE binti AI, pada Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan berwenang meyampaikan pemberitahuan kepada Terdakwa II PSE binti AI tentang surat panggilan sidang yang telah ditentukan, dan melaksanakan penetapan hakim. Sementara Kementrian Hukum dan HAM, berwenang mengelola ruang tahanan, melakukan pengawalan penerimaan, penempatan dan pengeluaran narapidana / anak didik / Terdakwa;
Kami selaku Panasehat Hukum tidak ingin terlihat menggurui terhadap masing-masing kewenangan atas institusi aparat penegak hukum terkait. Karena Kami sangat faham, aparat penegak hukum pada masing-masing institusi mempunyai sumber daya manusia yang jenius dan expert dibidangnya, yang Kami inginkan adalah penerapan asas equality before the law dengan menjunjung rasa keadilan yang seadil-adilnya. Aparat Penegak Hukum terkait, wajib dan harus mencari, dan menangkap serta memproses subyek hukum lain yang masih dalam status DPO dengan harapan agar peristiwa hukum dimaksud menjadi terang benderang dan layak untuk diadili.       
Demikian press release ini Kami sampaikan, semoga dapat tercipta rasa keadilan di dalam masyarakat. Atas perhatiannya diucapkan terimakasih.

Atas nama Kuasa Hukum
ADHI DAKSA Legal Attorney


Karina Rahma Chaerani, S.H.
Advokat

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.

Sosial Media

POLLING

Persib VS Persija